Rabu, 21 Desember 2011

Mengembalikan Folder yang Hilang karena Terserang Virus

Ketika kita bekerja dengan komputer, virus merupakan musuh akrab Anda. Ia sangat mirip dengan virus biologis yang ada pada kehidupan nyata. Kebanyakan, atau bahkan mungkin semua virus komputer, menempelkan dirinya pada file/folder yang dijangkitinya. Seperti sifat alamiahnya, virus menggunakan file/folder sebagai tempat mempertahankan eksistensinya dan melakukan aktivitasnya sesuai yang diharapkan oleh para pembuatnya. Memang, aktivitas virus ada yang tidak berbahaya, misalnya hanya mengganggu pengguna dengan menampilkan pesan dan gambar, atau membuat folder kosong dengan nama acak. Akan tetapi, ada virus yang berbahaya, yaitu virus yang dapat merusak sistem. Bagaimana dengan virus yang menyerang file, folder, dan merusak sistem komputer tersebut?

Virus ganas biasanya dikategorikan sebagai virus yang dapat mendelete atau menyembunyikan (hidden) file/folder yang dijangkitinya.

Kita akan membahas bagaimana mengembalikan file yang hilang karena terserang virus dengan extension .scr. Cara kerja virus semacam ini memang tergolong sederhana, tapi cukup menyulitkan para korbannya. Virus semacam ini akan berusaha menjalankan aktivitasnya dengan cara men-delete folder terjangkit. Sebenarnya virus ini tidak menghapusnya, tapi hanya menyembunyikan folder beserta isinya saja. Cara kerja virus ini adalah dengan membuat setiap folder di komputer menjadi file aplikasi yang memorinya akan digandakan menjadi 32 Kb (akan tertulis saat kita membukanya). Jika kita coba membersihkannya dengan antivirus, maka virus ini akan clean/hilang. Lalu apa masalahnya? Bukankah memang begitu kerja antivirus? Ya, itu yang akan terjadi pada virus biasa, tapi tidak pada virus ini. Efek yang ditimbulkan dari scaning tadi adalah folderfolder beserta isinya yang terjangkit virus ini akan ter-delete/hilang. File atau folder yang Anda miliki mendadak lenyap.

Seperti yang dijelaskan di atas, folder yang terjangkit ini sebenarnya tidak hilang, tetapi hanya disembunyikan saja. Dengan system “command prompt” kita akan mulai mengembalikan folder yang disembunyikan tadi.

Menggunakan Command Prompt

Untuk mengembalikan folder yang hilang tadi, langsung saja masuklah pada program system command prompt:. Setelah jendela command prompt, langkah berikutnya adalah:

1. Ketiklah attrib /? untuk menampilkan bantuan penggunaan beberapa kode untuk perintah attrib.

2. Berikut penjelasan tentang kode yang dapat digunakan untuk mengaplikasikan perintah attrib:

• tanda (+) untuk sets an attribute

• tanda (-) untuk Clears an attribute

• huruf R untuk read-only file attributes

• huruf A untuk Archive file attribute

• huruf S untuk System file attribute

• huruf H untuk Hidden file attribute

• /S untuk proses penyamaan file di dalam folder sebelumnya dan semua subfolder yang ada di komputer

• /D untuk proses yang akan dilakukan terhadap folder itu sendiri

3. Kembali ke folder yang ingin kita kembalikan seperti semula, pertama kita ketikkan pada command prompt drive yang dulunya terdapat folder yang ingin Anda kembalikan:

• Ketikkan perintah ini pada command prompt, “C:” (tanpa kutip) jika drive C yang terdapat folder yang ter-delete, atau “D:” jika drive D yang terdapat folder yang ter-delete, atau

drive lain yang dulunya terdapat folder yang kita cari.

• Tekan Enter. Maka di bawahnya akan muncul C:\>.

• Kemudian ketiklah “attrib –s –h *.* /S /D” (tanpa tanda kutip).

• Setelah itu tekan Enter dan refresh komputer Anda, seketika file/folder yang semula hilang (tersembunyi) akan muncul kembali.

image

Dengan cara ini, Anda sekarang tak perlu khawatir dengan virus jenis ini, dan Anda dapat membantu banyak teman yang memiliki masalah seperti ini.

Membuat File *.bat dengan Notepad

Untuk lebih mudah mengembalikan file/folder seperti yang dijelaskandi atas, kita akan coba membuat sebuah file atau software. Software ini sangat sederhana dan bersifat portable. Fungsinya untuk mengembalikan file/folder tanpa harus mengetik berulang-ulang pada jendela cmd. Software ini sangat bermanfaat ketika file/folder yang akan kita kembalikan terletak di tempat yang berlainan dan drive yang berlainan pula. Contohnya, file 1 terletak pada E:\Yan Simba Patria\Software dan file 2 terletak pada F:\Dokumen. Kita tidak harus mengetik dua kali perintah pengembalian pada cmd. Ada sebuah cara yang dapat Anda lakukan untuk mempermudahnya.

Berikut trik yang dapat mempermudah proses pengembalian file:

1. Buka aplikasi notepad.exe.

2. Ketikkan perintah berikut:

attrib –s –h *.* /S /D

image

3. Setelah itu pilih File Save as….

4. Akan muncul jendela Save as.

5. Seperti proses Save as biasa, perbedaannya terletak pada pemberian nama dan format.

6. Ketik nama file yang akan Anda simpan dengan nama sesuka Anda.

7. Pada bagian belakang nama yang sudah Anda buat, berilah format *.bat (Gambar 3.3). Pada contoh di atas adalah “Mengembalikan file.bat”.

8. Klik tombol Save.

image

9. Cari di mana Anda menyimpan file ini.

10. Jika Anda berhasil, akan terdapat file dengan tipe MS-DOS Batch File.

11. Lekatkan file ini pada tempat yang berisi file yang hilang karena ter-delete virus, contohnya E:\Yan Simba Patria\Software.

12. Klik dua kali pada file ini.

13. Akan keluar jendela cmd dengan isi perintah sama seperti yang kita ketikkan pada notepad.

14. Setelah proses selesai, refresh komputer Anda.

15. Seketika file/folder yang ter-delete oleh virus akan muncul kembali.

Cara ini akan sangat membantu Anda dalam proses pengembalian file. Selain perintah yang dituliskan pada notepad di atas, Anda juga dapat mengisinya dengan perintah-perintah lain pada sistem DOS. Dan Anda tak perlu terus-menerus mengetikkan perintah yang sama untuk tempat yang berbeda.

image

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar